Zonasi Wisata Desa Balerante

Balerante 07 Juli 2017 19:27:16 WIB

 

 

ZONASI DESA WISATA  BALERANTE

 

Pedoman     Umum

  1. Desa Wisata Balerante sebagaian berada dalam Kawasan RawanBencana III (KRB III) dan 5 dusu termasuk dalam Area Terdampak Langusng (ATL).
  2. ATL adalah desa-desa yang kemungkian terdapak dampak awan panas “WEDUS GEMBEL”  apabila terjadi erupsi Gunung Merapai.
  3. Desa Balerante berbatasan dengan TNGM
  4. Obyek wisata Kali Talang  berada dalam kawasan  (Zona Rehabilitasi) Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM)
  5. Pembangunan dan Pengembangan Wisata Balerante  tidak hanya terbatas pada pembangunan Obyek Wisata Kalitalang, tetapi sebagai bagian dari upaya untuk peningkatan ekonmi local, pelestarian ekosistem TNGM melalui kegiatan konservasi dengan tanaman pelindung dan tanman  komoditas unggulan (sayuran, kopi, tanaman buah-buahan, rumput dan tanaman local).  Konservasi merupakan bagian dari upaya pencegahan bencana alam (erupsi, longsong, banjir/erosi)
  6. Masyarakat Balerante sebagai masyrakat yang mempunyai tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan Gnung Merapi.

 

  1. B.    Kawasan mana saja yang masuk dalam kegiatan zonasi
  2. Kawasan  TNGM
  3. Wilayah Desa Balerante.

 

  1. C.     Apakah kegiatan Zonasi di TNGM ?
    1. Memetakan jalur yang digunakan masyarakat untuk mencari rumput dan kayu bakar
    2. Perkiraan luas kawasan rumput
    3. Jalur lainnya (sepeda, pengunjung)
    4. Lokasi obyek wisata

 

  1. D.    Apa penting dan manfaatnya zonasi di TNGM
    1. Untuk menjaga kelestarian  dan mencehag kerusakan (misalmya: pengambilan rumput yang banyak akan menyebabkan tanah gundu dan tanah akan tergerus pada saat turun hujan, jalan setapak dan jalur sepeda yang tidak diatur dapat menjadi aliran air  dan erosi dan menjadi banir di waktu musim hujan
    2.  Membangun dan mengembangkan mebuat lokasi yang digunakan sebagai obyek wisata  menjadi bagian/partisipasi masyarakat dalam menjaga kawasan TNGM (tidak membuka lahan, memotong pohon, merubah lingkungan dan membahayakan)
    3. Mencari alternative penyediaan rumput di kawasan permukiman/kebun yang masih kosong

 

  1. E.     Apa penting dan manfaatnya zonasi di Wilayah Desa.
    1. Membagi wilayah desa sesuai dengan peruntukannya sebagai desa wisata
      1. Area pakir sebagai tempat transit (setelah kunjungan)  dan kebutuhan sarana dan prasarana
      2. Kawasan yang rawan bencana  dan cara penangannya:

-       konservasi alami: penanaman tanaman yang mengasilkan tambahan pendapatan masyarakat (Kopi, buah2an, sayuran), rumput pakan ternak, tanaman besar yang sesuai lingkungan)

-       Konservasi fisik :  pembuatan tanggul, embung-embung kecil,

-       pemetaan jalur eevakuasi, pemasangan rambu peringatan dan penunjuk arah, pos pengamatan

  1. Kawasan industri rumah tangga dan peternakan

-       kawasan induatri batik

-       Kawasan Industri makanan dan

-       Kawasan peternakan

-       Dan kawasan lainnya

  1. Kawasan pusat promosi wisata

-     lokasi strategis yang dapat digunakan tempat: pusat informasi wisata, pusat kuliner, pusat penjualan cindera mata, museum, penginapan

 

 

 

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Balerante

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Sistim Informasi Desa ( SID ) Desa Balerante

© 2006-2016 Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) yang digunakan dalam situs ini dibangun oleh 'Lumbung Komunitas" dari COMBINE Resource Institution sejak 2009. Sistem ini dikelola dengan merujuk pada lisensi GNU GENERAL PUBLIC LICENSE Version 3

Peta